Lewati ke isi

Perayaan malam Isra’ Mi’raj

Kesimpulan Tidak dicontohkan Nabi ﷺ

Draf. Pembahasan ini belum ditinjau dewan pengawas. Periksa kembali dalil dan rujukannya sebelum menyebarkan.

Ringkasan

Peristiwa Isra’ Mi’raj wajib diimani. Namun tanggal pastinya tidak diketahui dari riwayat yang shahih, dan tidak ada contoh perayaannya dari Nabi ﷺ maupun para sahabat.

Dalil

Peristiwa Isra’ disebutkan dalam QS. Al-Isra’: 1, tanpa penyebutan tanggal maupun perintah memperingatinya.

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

HR. Al-Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718

Penjelasan ulama

Al-Lajnah Ad-Da’imah: ditanya tentang perayaan maulid dan malam Isra’ Mi’raj dengan maksud dakwah seperti yang terjadi di Indonesia, Lajnah menjelaskan bahwa Nabi ﷺ berdakwah dengan ucapan, amal, dan jihad, dan merayakan Isra’ Mi’raj bukan bagian dari petunjuk beliau dalam berdakwah maupun menampakkan syiar Islam. Para sahabat dan para imam Ahlus Sunnah juga tidak merayakannya, sehingga perayaan tersebut adalah bid’ah yang mungkar karena menyelisihi petunjuk Rasulullah ﷺ, Khulafaur Rasyidin, dan salaf pada tiga generasi utama. Sumber: Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah (Majmu’ah Ula), jilid 3, hlm. 24, no. fatwa 3323 (Al-Maktabah Asy-Syamilah).

Syaikh Shalih Al-Fauzan: Nabi ﷺ tidak bertahajud khusus atau mengkhususkan malam Isra’ dengan qiyam maupun dzikir, dan tidak ada keterangan pasti pada bulan apa dan malam keberapa peristiwa itu terjadi. Kita tidak diperintah mencari malam itu atau mengkhususkannya dengan ibadah apa pun, sehingga orang yang merayakan malam Isra’ Mi’raj telah mengada-adakan sesuatu yang tidak disyariatkan Allah dan Rasul-Nya ﷺ. Sumber: Majmu’ Fatawa Fadhilah Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan, juz 2, hlm. 431-432 (Al-Maktabah Asy-Syamilah).

Artikel pendamping: Perayaan Isra Miraj 27 Rajab dalam Tinjauan, Rumaysho.com; Hukum Merayakan Malam Isra’ Mi’raj, Almanhaj.or.id.

Pendapat lain dan jawabannya

Pendapat: peringatan ini menjadi momentum mengingatkan umat tentang kewajiban shalat.

Jawaban: tujuan itu baik, tetapi bisa dicapai dengan kajian rutin kapan saja tanpa mengkhususkan malam tertentu yang tanggalnya pun tidak pasti.

Yang sesuai sunnah

  1. Mengimani peristiwa Isra’ Mi’raj sebagaimana disebutkan Al-Qur’an dan hadits shahih.
  2. Mempelajari kisah dan pelajarannya dalam kajian rutin.
  3. Menjaga shalat lima waktu, kewajiban yang diterima Nabi ﷺ pada peristiwa itu.

Tanya tentang amalan ini

AI menyusun jawaban dari isi halaman ini dan fatwa yang tersimpan di situs, dengan nomor sumber di setiap hukum dan dalil. Bila sumbernya tidak ada, AI tidak menjawab.

Bacaan lanjutan

Cari pembahasan lain tentang “Isra’ Mi’raj” di Dewan Fatwa, Rumaysho.com, Almanhaj.or.id, Firanda.com, Hadits Tazkia dan Salik.in.