Belajar berurutan
68 modul dalam 6 tahap. Dimulai dari tauhid, karena amal tidak diterima tanpanya, lalu sunnah, fiqih ibadah, akhlak, muamalah, dan sirah.
Setiap modul memuat tujuan belajar, dalil pokok, rujukan kitab, dan pertanyaan pemahaman.
Mulai dari modul 1- Tahap 1 Tauhid dan Aqidah 15 modul: Mengapa Tauhid Didahulukan, Keutamaan Tauhid dan Macam-macamnya, Tiga Landasan Utama, Empat Kaidah Memahami Tauhid dan Syirik, dan seterusnya.
- Tahap 2 Sunnah dan Manhaj 10 modul: Kedudukan Sunnah dan Kewajiban Mengikuti Nabi ﷺ, Mengenal Hadits Shahih, Dha’if, dan Palsu, Dua Syarat Diterimanya Amal: Ikhlas dan Mengikuti Nabi ﷺ, Memahami Bid’ah, dan seterusnya.
- Tahap 3 Fiqih Ibadah 21 modul: Thaharah, Shalat, Jenazah, Ziarah Kubur Sesuai Sunnah, dan seterusnya.
- Tahap 4 Dzikir, Akhlak, dan Adab 8 modul: Keutamaan Dzikir dan Doa Harian, Dzikir Pagi dan Petang, Dzikir Setelah Shalat, Adab Berdoa, dan seterusnya.
- Tahap 5 Muamalah dan Keluarga 10 modul: Muamalah, Keluarga, Bermuamalah dengan Non-Muslim.
- Tahap 6 Sirah Nabawiyah 4 modul: Sirah.
Amalan yang sering ditanyakan
Kesimpulan mengikuti fatwa ulama rujukan. Setiap halaman memuat dalil, fatwa, pendapat ulama lain beserta jawabannya, dan cara yang sesuai sunnah.
- Dzikir berjamaah dengan satu suara selepas shalat fardhu
- Mengkhususkan shalat dan puasa pada malam Nisfu Sya’ban
- Berkumpul dan jamuan makan di rumah duka pada hari ke-3, 7, dan 40
- Mengkhususkan ziarah kubur menjelang Ramadhan atau hari raya
- Perayaan malam Isra’ Mi’raj
- Peringatan Maulid Nabi ﷺ
- Melafazkan niat sebelum takbiratul ihram
- Berdoa atau meminta kepada penghuni kubur dan wali yang telah wafat
- Memakai jimat, rajah, atau benda bertuah untuk perlindungan
Tanya AI yang selalu menyebut sumber
Tanya AI di situs ini bekerja dengan aturan ketat. Bila sumbernya tidak ada, AI tidak menjawab.
Ajukan pertanyaan- Pertanyaan Anda dicari dulu di materi kurikulum, pembahasan amalan, dan fatwa yang tersimpan di situs ini, lalu langsung di Dewan Fatwa, Rumaysho.com, Almanhaj.or.id dan Firanda.com.
- Bila tidak ada yang relevan, AI tidak dipanggil. Anda diarahkan bertanya kepada ustadz atau mengirim pertanyaan ke tim.
- Bila ada, AI hanya merangkum sumber itu dan memberi nomor sumber, misalnya [1], pada setiap hukum dan dalil.
- Daftar sumber diambil dari database, bukan ditulis AI, sehingga tidak bisa dikarang.