Modul 9 dari 68
Pengertian syirik, perbedaan syirik besar dan kecil, bahayanya, serta peta bentuk syirik di sekitar kita.
Draf. Pembahasan ini belum ditinjau dewan pengawas. Periksa kembali dalil dan rujukannya sebelum menyebarkan.
Tujuan belajar
Peserta mampu membedakan syirik besar dan syirik kecil beserta akibatnya, mengenali contoh-contohnya, dan mengetahui bab-bab lanjutan yang membahas bentuk syirik secara rinci, agar bisa menjaga diri dan keluarga.
Poin materi
Pengertian dan bahaya
- Syirik adalah menjadikan tandingan bagi Allah dalam hal yang menjadi kekhususan-Nya. Ia adalah kezaliman paling besar terhadap hak Allah (QS. Luqman: 13).
- Syirik besar tidak diampuni bila dibawa mati tanpa taubat, menghapus seluruh amal, dan mengharamkan surga bagi pelakunya (QS. An-Nisa’: 48; QS. Al-Ma’idah: 72).
- Bahaya syirik kerap tidak disadari. Allah mengabarkan bahwa kebanyakan manusia beriman kepada Allah tetapi tetap dalam keadaan mempersekutukan-Nya (QS. Yusuf: 106).
Syirik besar dan syirik kecil
- Syirik besar: memalingkan ibadah kepada selain Allah atau menyamakan makhluk dengan Allah. Contohnya berdoa dan meminta kepada penghuni kubur, bernadzar dan menyembelih untuk selain Allah, thawaf mengelilingi kubur, meminta perlindungan kepada selain Allah, mencintai selain Allah seperti mencintai Allah, serta menjadikan perantara lalu bertawakal kepadanya.
- Syirik kecil: perbuatan yang disebut syirik dalam dalil tetapi tidak sampai derajat syirik besar, dan menjadi jalan menuju syirik besar. Contohnya riya’ (beramal ingin dipuji), bersumpah dengan selain Allah, memakai jimat dengan keyakinan sebagai sebab, dan menganggap shalat untuk Allah lebih afdhal bila dilakukan di sisi kubur.
- Perbedaannya: syirik besar mengeluarkan pelakunya dari Islam dan mengekalkan di neraka, syirik kecil tidak; syirik besar menghapus semua amal, syirik kecil hanya menghapus amal yang tercampur dengannya; syirik besar hanya terhapus dengan taubat, sedangkan syirik kecil berada di bawah kehendak Allah.
- Walaupun disebut “kecil”, para sahabat memandang syirik kecil lebih berat daripada dosa besar, sehingga tidak boleh diremehkan.
- Cara mengenali syirik kecil: ada dalil yang menyebutnya syirik kecil (seperti riya’), lafaz syirik dalam hadits datang dalam bentuk umum tanpa kata sandang (nakirah), atau dipahami demikian oleh para sahabat.
- Satu perbuatan bisa berubah derajat sesuai keyakinan pelakunya. Memakai jimat dengan anggapan sebagai sebab adalah syirik kecil; bila diyakini berpengaruh dengan sendirinya, menjadi syirik besar dalam rububiyah.
Peta bab berikutnya
- Bentuk-bentuk syirik dan sarananya yang sering dijumpai dibahas tersendiri: jimat dan anggapan sial (bab Jimat, Tamimah, dan Tathayyur), sihir dan dukun (bab Sihir, Dukun, dan Ramalan), pengobatan (bab Ruqyah dan Pengobatan), perantara dalam doa (bab Tawassul), serta berlebihan terhadap orang shalih dan kuburan (bab Ghuluw terhadap Orang Shalih dan Kuburan).
Dalil pokok
إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang besar.”
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ
“Dan kebanyakan mereka tidak beriman kepada Allah melainkan dalam keadaan mempersekutukan-Nya.”
“Sesuatu yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah syirik kecil.” Ketika ditanya, Nabi ﷺ menjelaskan bahwa itu adalah riya’. (HR. Ahmad)
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengira syirik hanya menyembah berhala. Koreksi: berdoa kepada mayit, menyembelih untuk jin atau penghuni kubur, dan bernadzar ke makam juga termasuk syirik besar.
- Meremehkan riya’ dan sumpah “demi” selain Allah. Koreksi: keduanya syirik kecil, yang lebih berat daripada dosa besar.
- Menganggap jimat atau benda bertuah tidak apa-apa selama “tetap yakin kepada Allah”. Koreksi: menjadikan sesuatu sebagai sebab tanpa dasar syariat atau bukti nyata termasuk syirik (lihat bab Jimat, Tamimah, dan Tathayyur).
Rujukan
- Kitab At-Tauhid, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab.
- I’anatul Mustafid bi Syarh Kitab At-Tauhid, Syaikh Shalih Al-Fauzan.
- Al-Mulakhkhash fi Syarh Kitab At-Tauhid, Syaikh Shalih Al-Fauzan.
- Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah, bab aqidah.
Sumber rangkuman
- Perbedaan Syirik Besar dan Syirik Kecil, Rumaysho.com
- Keyakinan Sesat Pada Jimat, Almanhaj.or.id
- Penjelasan Kitab Tauhid BAB 2 – Keutamaan Tauhid dan Dosa-dosa yang Digugurkannya, Firanda.com
- Penjelasan Kitab Tauhid BAB 7 – Syirik Memakai Gelang Jimat Untuk Menangkal Bencana, Firanda.com
Pertanyaan pemahaman
Jawab dalam hati dulu, lalu buka jawabannya.
-
Apa perbedaan syirik besar dan syirik kecil?
Lihat jawabanSembunyikan jawaban
Syirik besar mengeluarkan dari Islam dan menghapus semua amal, syirik kecil tidak, tetapi tetap lebih berat daripada dosa besar.
-
Sebutkan dua contoh syirik besar.
Lihat jawabanSembunyikan jawaban
Misalnya berdoa kepada penghuni kubur dan menyembelih untuk selain Allah.
-
Sebutkan dua contoh syirik kecil.
Lihat jawabanSembunyikan jawaban
Misalnya riya’ dan bersumpah dengan selain Allah.
-
Kapan memakai jimat menjadi syirik besar?
Lihat jawabanSembunyikan jawaban
Ketika diyakini berpengaruh dengan sendirinya, bukan sekadar dianggap sebab.
Tanya tentang modul ini
AI menyusun jawaban dari isi halaman ini dan fatwa yang tersimpan di situs, dengan nomor sumber di setiap hukum dan dalil. Bila sumbernya tidak ada, AI tidak menjawab.
Bacaan lanjutan
- Syirik dan Jimat Hanya Menuai Petaka Rumaysho.com
- Tauhid, Keutamaan dan Macam-macamnya Almanhaj.or.id
- Jual Beli yang Dibolehkan dan yang Dilarang Almanhaj.or.id
- Tsalatsatul Ushul: Penjelasan Ringkas Rukun Islam dan Rukun Iman Rumaysho.com
Cari pembahasan lain tentang “syirik” di Dewan Fatwa, Rumaysho.com, Almanhaj.or.id, Firanda.com, Hadits Tazkia dan Salik.in.